13 September, 2009

menuju taubat


Menuju Taubat
''Masing-masing  manusia adalah pelaku dosa,namun sebaik-baiknya orang yang berdosa adalah yang paling yang paling banyak bertaubat''(demikian sabda Nabi)

Bertaubat selalu menjadi momentum terpenting dalam hidup seorang muslim.Karena penghormatan sebesar-besarnya,bukan Allah berikan kepada hambaNya yang paling sedikit berbuat dosa,namun kepada hambaNya yang paling banyak bertaubat.Menjadi yang terbaik dengan bertaubat.

Sebanyak apapun ilmu yang kita miliki tidak bisa menjadi baik di sisi Allah bila kita tak banyak bertaubat.
Seberapa banyakpun amal yang kita kerjakan,tak akan mengankat derajat kita,selama kita enggan bertaubat.
Seberapa hartapun yang kita punya,sebesar apapun karunia Allah yang kita kecap,seberapa tinggipun pendidikan yang kita kenyam,tak akan membawa manfaat banyak,tanpa kita banyak bertaubat.

Tanpa banyak taubat,amalan hanya menjadi sampah,hanya menjadi potensi yang riya' dan sum'ah,hanya menjadi amalan kering tanpa bermakna.
Tanpa bertaubat ilmu justru akan menjerumuskan seseorang pada penghambaan diri terhadap nafsu dan syahwat,akan membuat orang tak tahu diri dan hanya menggunakan ilmunya demi keuntungan dunia semata.
Tanpa banyak bertaubat,harta dan karunia hanya menggiring kita menjadi budak keduniaan,akan melenyapkan kebahagiaan hakiki,akan membuat kita semakin merasa miskin,semakin merasa sengsara,sementara azab dan siksa akhirat telah menanti.

Mari bertaubat sebanyak yang kita mampu tanpa berhenti,sebelum kemampuan itu terkubur karena kepongahan dan kelalaian kita sendiri...
Ya Allah jadikanlah kami orang-orang yang berserah diri padaMu,ampunilah segala kelalaian kami,berilah petunjuk pada kami,tanamkanlah benih kehausan akan maghfirahMu ya Allah...kabulkanlah permohonan kami,terimalah taubat kami.amien.....


related Article:

13 Was Commented to “menuju taubat”

Post a Comment

Terima kasih atas komentar Anda/Thanxs for Ur Comments/
感谢您的评论 dan please dont SPAM yach...

 

Dhana Arsega/戴安娜 Copyright © 2011 --Edit and Converted by Dhana Arcamo