22 January, 2012

Kau Hadir di Tahun Naga Air

Segala Puji hanya milik Allah swt sehingga saya kembali  posting amien.

Terlambat lagi update hingga email masuk dari mbak Nurmayanti Zain bari terbaca dan respon buat mbak Tarry juga ngadat,bahkan reguest berjibun belum sempat publish,maaf ya.

Saya yakin banyak sahabat yang sudah mengetahuinya bahwa tanggal 23 januari 2012 ini akan mengalami pergantian tahun baru China(IMLEK) namun berdasarkan hitungan komtemporer bintang pakar shio yang sesungguhnya adalah pada 4 februari 2012 ini,baiklah entah mana yang benar pokoknya saya berharap di tahun   baru yang KAU HADIR DI TAHUN NAGA AIR ini semoga membawa arah lebih baik amien.


Sungguh sebuah rasa yang tak dapat saya rangkaikan dalam aksara menyimak animo nge-blog yang telah memberikan pelajaran banyak dan berharga pada saya,meski harus sakit hati dengan debat yang saya ajukan pada Monster eh Master hiks..hiks..bahkan membuat saya nyegir dan tersanjung,kesandung,suka dukanya selama nge-blog ini tetep saya jalani dan saya terima dengan penuh keikhlasan.
Sungguh sebuah pemandangan yang sebelumnya belum pernah terbesit dalam benak saya,inilah APRESIASI MUNAJAT NGE-BLOG para pecinta blogger,dan semua itu terekam pada memory saya di sela-sela komentar,support dengan rekaman yang sangat harmoni pada postingan saya ini(sok pujangga yo ..ups belajar rek).


Bahkan banyak juga beberapa media netter,cetak dan vision yang membahas HOKI DAN TANTANGAN di tahun Naga Air ini.

Merespon harapan dan keinginan di Tahun Naga yang tinggal beberapa jam lagi,kembali saya akan mempostingkan suasana Tahun Baruan di Pekanbaru,tunggu yach....
Kita memasuki tahun baru Naga dengan meningkatkan segala puji dan syukur pada Tuhan,yakni sesuai dengan keadaan Tahun baru  berarti kesempatan atau peluang baru.Ia adalah karunia agar kita memanfaatkan  dengan sebaik-baiknya dan tidak membiarkan begitu saja,kita hidup dalam ruang dan waktu,jadi kesempatan selalu kondisional.

Memanfaatkan kesempatan untuk merancang dan melakukan sesuatu yang sungguh-sungguh memperhitungkan realitas kehidupan yang menjadi konteks kehidupan kita.Terus apa yang dimaksud dengan konteks yang nyata pada kita???seringkali kita menganggap kenyataan hanya semata-mata yang ada kaitannya dengan poitik,ekonomi,sosial dan budaya.

Demi Tuhan yang menguasai hidup dan matiku.
Kini aku memohon agar semuanya jalan yang berliku Engkau berikan kemudahan padaku.
Demi waktu yang telah aku lewati ini.
Aku berharap dengan sebuah munajat cinta kepadamu dengan sajak yang amat aku yakini.
Demi sebuah kelangsungan hidup yang terasa pelik.
Aku berusaha agar semua bisa berjalan dengan

Getaran ini semakin membuncah mengenangnya

Oh Tuhan...maafkanlah aku yang selama ini jauh dariMU

Dalam Hati Ada Naungan Asa yang akan binasa tatkala terucap Tuhan berikan PetunjukMU amin..

Syukur yang tercurah dengan adanya Kau Hadir di Tahun Naga Air ini,saya mengucapkan pula QONGXI FACHAI 歡樂中國恭喜發財.


Seperti biasa,setiap komentar berupa saran dan kritik saya harapkan demi perbaikan ke depan amien.Akhirul kalam MET TAHUN BARU  IMLEK SAKA 2653 yach...!!!semoga lebih baik dalam mengisi tahun baru dengan lebih baik melangkah ke depan gitu...dalam peralihan tahun ini,semoga tahun ini kita,senantiasa mendapatkan Ridho-Nya,diampuni segala kesalahan kita,berkahi hari-hari di tahun baru ini dengan bimbingan-Mu  wahai  Tuhan,HidayahMu ,lindunganMu amien....untaian kalimat di atas semoga bisa membuka hati kita,menyibak makna di balik aksara yang saya postingakan amien...Salam sahabat Blogger dan Good luck yach...!!!


Tak luput kali ini Renungan,motivations semoga tetap menyertai dan bermanfaat bagi Semua Sahabat

17 January, 2012

Cinta Menampung Air Mata

Segala Puji hanya milik Allah swt sehingga saya kembali posting amien.

Seberapa besarkah Cinta Menampung Air Mata?
Sederet pertanyaan itulah yang muncul di benak saya, ketika seorang teman menjadikan saya pendengar setia dari kisah pernikahannya.

Pada mulanya kisah perkawinannya yang dituturkan begitu membius dan menghibur saya, tapi romansa itu tiba-tiba miris ketika dia berucap''kini semua sudah berakhir Mbak...!"
Pernikahan yang hampir memasuki seumur jagung harus dirasakan pahit getirnya dengan sebuah percekcokan antara orang tua dan sikap si suami yang belum memiliki penghasilan kuat.

Si wanita tersebut diminta pulang oleh orang tuanya bahkan dia disuruh bercerai hanya karena faktor ketidak terbukaan penghasilan, si lelaki sudah meminta maaf dan siap membina rumah tangga kembali meski sejujurnya dia menyayanginya namun tetap saja perceraian terjadi.

Dia berkeluh kesah tak berhenti di kalimat itu saja, alasan latar belakang suami yang tidak berpenghasilan, alasan si istri yang mudah marah dan  tidak mau menerima apa adanya.

Bagi seorang wanita yang kadang sulit mengolah perasaan terkadang memang merasa sedih bahkan meratap tentang  semua deritanya, ketika itu saya menatap teman saya dimana air mukanya yang keruh, matanya sayu dan air menggenang di kelopaknya.

Saya terkesima ketika membaca karya mbak Nurmayanti Zain yang bertitle tak selamanya,di situ saya menemukan cahaya dan celah semangat hidup. Dengan ungkapan ''...Lucu saja membayangkan hari-hariku dulu yang cukup suram tanpa cahaya Islam. Yahh, tak selamanya sosok diri akan tetap seperti itu. Allah-lah yang Mahatahu apa yang akan terjadi pada diri kita. Tugas kita hanya berusaha, berdoa, dan bertawakkal.(tertulis 11 mei 2011)

Membaca lagi dari sebuah artikel beliau yang bertitle agar bahtera tidak tenggelam, saya menemukan hikmah yang begitu hebat. Meski terkesan hanya sebait sebuah hadist yang membius saya untuk menyikapi hidup ini dengan sebuah tindakan yang benar tanpa keluar dari aturan agama yang ada.

Sementara itu dari sang Suami saya mendapatkan sebuah petuah yang mampu mendobrak saya untuk kembali sadar bahwa hidup ini harus di syukuri dengan apa adanya dan adanya apa. Karena tak selamanya seperti yang diungkapkan mbak Nurmayanti Zain, jadi kita sebagai hamba yang istiqomah dijalan-Nya hanya mampu berusaha, berdoa dan bertwakkal. Sehingga kelak kita menuju Kampung akhirat dengan nikmat dan selamat amin.

Dari apa yang disampaikan sang Suami saya dan Mbak Nurmayanti Zain saya dapat merangkum dengan sebuah motivasi hidup yakni:
Hidup memang rahasia tidak ada yang bisa menebak atau direkayasa menjadi apa maunya. Apa yang bisa kita lakukan untuk hidup?Ccukup dengan menjalaninya and never cross the road of life, ya begitulah hidup karena kesalahan  dan kebaikan apapun akan kembali juga kepada si pelaku hidup.

Sudah cukuplah kiranya "cinta menampung air mata". Segumpal gundah gulana serta rasa duka yang menghantui saya tiba-tiba berangsunr pulih dengan penenangan sang Suami. Malam itu katika hati saya terasa pilu seolah semua terasa kelabu dan air mata  hampir mengharu biru lantaran persoalan hidup yang belum rampung, sepotong mimpi mampir di dalam tidur saya.Ada pesan indah penuh hikmah dari seorang yang sudah almarhummah untuk senantiasa ingat dan taat beribadah.

Saya pun terjaga di pukul 4 pagi dini hari menjelang subuh itu, syahdu ragu dan saya membisu apakah mimpi itu sebagai penawar luka dengan membaca untaian doa yang ada dalam mimpi tersebut? Hingga akhirnya saya menceritakan mimpi itu pada Suami. Hmm....sebuah tanda tanya terjawab dan mampu menggedor bathin saya.

Dari situ pulalah saya mendapatkan percikan do'a dan hikmah dari pengakuan cerita pernikahan teman dan pengalaman diri serta pendobrak semangat dari sang Suami dan mbak Nurmayanti Zain lewat artikelnya sehingga mampu mengajarkan saya untuk bisa dan bagaimana menolak derita.

Tersenyum sendiri dan ehm....rupanya  filosof Jerman yang lahir pada tahun 1844 bernama Friedrich nietzsche lewat perkataan''manusia yang memiliki sebuah alasan untuk hidup dapat menahan penderitaan apapun''.

Sebagai penutup, mari saya kutipkan sebuah aforisma dari Syekh Ibn 'Atai'llah dalam kitab al-hikam: ''kala berkurang apa yang membuatmu senang, maka kuranglah pula apa yang engkau sedihkan''.

Baiklah dengan uraian diatas saya yakin kita akan bisa menampung air mata dengan memberikan porsi yang tepat pada tempatnya dalam kasanah Cinta. Semoga memberikan inspirasi dan bermanfaat.amien.
"Tulisan di atas diikutsertakan dalam Giveaway Kemilau Cahaya Emas yang diselenggarakan oleh Mbak Nurmayanti Zain"

14 January, 2012

Untukmu



Segala Puji hanya milik Allah Swt sehingga saya kembali menjumpai Anda semua amien.
Berbaur dengan postingan yang beragam kali ini saya mencoba mengekspresikan ungkapan hati saya lewat puisi yang bertajuk untukmu.
Ya sangat tepat sekali sebuah rasa dan penghargaan untuk suami tercinta yang selama ini menjaga,membimbing dengan penuh kesabaran dan ketulusan hati yang kadang memang harus adu argumentasi dengan keegoisan yang saya miliki namun sungguh luar biasa suamiku yang senantiasa menerima sikapku yang kadang menyebalkan.

Kuungkap kata pertanda kenangan mesra khas untukmu,suamiku tercinta.
Mungkin kau akan kaget,mengernyitkan dahi bahkan tersenyum geli saat kau baca puisi amburadul ini.
Sepulang kerja nanti malam pastilah kau akan tahu bahwa ungkapan ini hanya untukmu.
Hehehehe......

Menyambut pagi yang cerah dengan kalimatullah.
Yang dinanti-nanti pun segera tibalah.
Lagu-lagu indah bergema membuncah.
Oh Tuhan terima kasih,Engkau memang penuh Rahmah.

Vipaka yang telah engkau ciptakan.
Entah sedikit ataupun banyak yang aku dapatkan.
Mensyukurinya aku dengan penuuh kasih dan sayang.
Yank..aku tak mau jauh darimu.
Hatiku terasa pilu jika membuat engkau murka padaku.

Untukmu aku berusaha dengan segala yang ada padaku.
Suamiku...aku-pun sayang padamu,seperti kau menyayangiku.
Bahkan diri ini tiada berarti jika melangkah tanpa ridhomu.
Aku dan kau banyak perebedaan tak menjadikan jemu.
Nampaknya Tuhan telah mendengar do'a kita.
Do'a tulus dan ikhlas untuk kebahagiaan keluarga kita.


Satu lagi ungkapan hati lewat puisi,semua ini untukmu xixixi.

Seruanmu yang lantang membuatku tercengang.
Alasan kuat agar hidup dapat berkembang.
Yang kita lakukan agar tujuan tidak tumbang.
Akankah kita mampu melewati jalan hidup panjang?.
Nafsu kadang membujukku berbuat curang.
Gagasan membangun dan mengingatkanku wahai sayang.

Ketika hari demi hari telah terlewati.
Untukmu aku berdo'a dengan setulus hati.
Aku ciptakan kenangan indah menggugah untuk sang pemerhati.
Rasa ini akan tetap ada hingga sampai akhir hayat nanti.

Impian yang tercipta akan menjadi kenyataan.
Fenomena indah terasa rapi dalam hamparan.
Cinta yang selalu membimbingku dalam setiap keadaan.
Untuk meraih cinta hakiki yang engkau berikan.

Puisi seadanya dan silahkan anda tersenyum,tertawa atau apa xixixixi dengan komentar yang pasti membuat saya juga tersenyum.Biar begini semoga bisa memberikan inspirasi.



 

Dhana Arsega/戴安娜 Copyright © 2011 --Edit and Converted by Dhana Arcamo