Showing posts with label True Story. Show all posts
Showing posts with label True Story. Show all posts

17 August, 2014

Goodbye my Young Brorher

Segala Puji hanya milik Allah Swt pemilik dan pemerhati semua insan.
Lama tidak menjumpai semua sahabat blogger semoga semua tetap sehat dan segala urusan berjalan seperti yang diharapkan amin.

Sebenarnya saya tidak tahu harus dimulai darimana, namun dari sisi setidaknya kita dapat mengambil hikmahnya dari segala peristiwa yang dialami.
InnaLillahi wa inna Ilaihi Raji'un

Mengenang dik Ladida ( Aghni Gama Hutama) dimana dia blogger yang aktiv,kreativ dan penuh inspirasi.Ketika itu saya kenal waktu saya di Cina dan dia termasuk top komentator dan good responship blogger.

Mari sejenak kita do'akan untuk dik Ladida.Semoga Amal ibadahnya diterima dan segala dosa diampuni olehNya.amienn...

Terima Kasih kepada semua sahabat yang mendo'akan.

07 August, 2009

apa iya?


APA IYA? ITS TRUE...? Apa iya gambar tersebut hasil jepretan kamu dhan...? kalimat itulah yang dilontarkan Barbara temen asal philipina saat dia kunjung di rumahku. Senja sore menerawang sudut rumah kontrakanku,dalam termenung menatap merahnya langit,''hih....bagus amat langit kali ini,ada yang lain''ucapku yang langsung mengambil kamera Benq pemberian Bossku. ''Dhan...ada pemandangan aneh di langit..!''seru Amina mengajakku keluar ''ups,..iya Min..ini perlu di abadikan..''jawabku Layaknya fotografer jeprat-jepret,setelah selesai akhirnya SDcard segera kupasang pada laptop setelah kucermati bersama ke-2 temanku, ada keterkejutan yang aq rasakan saat melihat rona merahnya langit,dipikir-pikir langit merah bertuliskan ALLAHU AKBAR,DZIKRULLAH,mungkin Anda tidak percaya?apa benar demikian? Yang pasti kejadian itu sampai sekarang masih tertata rapi dalam benak kami bertiga(aku,Amina & Barbara)yang menyaksikan keAgungan senja sore,inilah memory yang tak akan terlupakan,memory terindah yang pernah kualami di rumah kontrakanku Kowloon city-Hongkong. KeAjaiban Allah telah diperlihatkan pada kami bertiga,aku semakin dan semakin....apa ga tau,yang jelas Allah is the best,Allah in my Heart.....jadikan aku semakin cinta pada Allah,jagalah kami di negri rantauan ya Allah... SubhanAllah this photo its true n make we are be good believer,i can't to tell U more n how can i say but this posting wish can make understand,everywhere,anytime Allah with U, i dont around the way but i can take it for my memory,Allah is Great,Allah Blessing all people of moslem in the world.Amien... FAITH....yes this about faith Abu Shuraih Al-Khuzia'i narrated that the prophet PBUH said:''He who believes in Allah and the last day,should be kind to his Neighbor,and he who believes in Allah and the last day,should be hospitable to his guest,and he who believes in Allah and the last day,should say good words or keep silent''Amien...

15 June, 2009

putaran tasbih cinta



PUTARAN TASBIH CINTA
Peristiwa penuh kenangan ini memang telah lama kualami kira-kira 4tahun silam,namun sampai sekarangpun aku tak mampu melupakannya.Semasa kelulusan sekolah aku bersama dengan teman-temanku yang kebetulan menjadi panitia acara pelepasan siswa,acara diselenggarakan di Jawa Timur Park dimana tempat itu merupakan tempat yang pas banget untuk disinggahi.Acara demi acara terlewati tanpa sedikitpun halangan dan berjalan sesuai harapan,berakhirnya acara aku bersama teman-temanku menuju tempat pavilyon yang sejuk untuk melepas segala keletihan yang kami rasakan,satu persatu mereka meninggalkanku karena memang mereka sudah janjian dengan teman dekat masing-masing. ''Anna...maafin gue mau cabut dulu nich,Rio dah nunggu aku,jangan baca buku terus carilah suasana baru dengan orang yang pas gitu lho..''(celetuk Arin membuyarkan pandanganku pada buku yang ku baca) ''Makasih Rin udah care banget ama aku,biar aja ntar pasti nemuin dech...untuk ini''(pungkas Anna) Semilir angin memberikan kesejukan dihati dalam kesendirian yang penuh kedamaian dan perbaikan diri,Anna benar-benar menjaga pergaulan apalagi soal berpacaran yang memang dianggapnya tidak ada dalam benaknya,toh jalan pernikahan tidak harus berpacaran yang penting perkenalan,kejujuran dan saling menjaga nama baik yang dijalin tanpa keluar dari jalur larangan dalam Religinya, ''Non...sendirian ya..?sudikah kiranya bila kutemani?''(sapa pemuda yang sedari tadi rupanya memandangku dan sekarang mendekat duduk di sebelahku) ''Oh...boleh silahkan..''(jawabku dengan kaget dan merasa grogi) Akhirnya pertemuan inilah yang menciptakan kenangan,tak terasa 2jam saling cerita dan akupun harus kembali menyiapkan untuk pulang,selembar kertas kecil diberikannya padaku sebelum ku melangkah meninggalkannya. Tiba di rumah kurapikan semua barang-barangku,ku tata buku-buku yang kubawa dan tanpa sengaja selembar kertas kecil bertuliskan ''first impression is more lasting,i glad U and i'ill show with U to be my friendship,looking forward to hearing n see U again...thanxs.ivan-08199....'' ku teringat dengan pemuda yang mengenalku waktu itu,kuanggap biasa aja dan kubiarkan tanpa merespon dia.''baru 5 menit mengenalku udah gitu,canda kali...''(gumanku dalam hati sembari melipat dan menaruh kertas di atas meja) Waktu demi waktu terus bergulir dan kini aku meneruskan pendidikanku yang lebih tinggi di kota Surabaya,tanpa disengaja akupun kembali bertemu dengan ivan pemuda yang mengenalku di acara pelepasan siswa.Mungkin ini sudah diatur Maha Kuasa pertemuan terulang lagi dengan ivan yang 1tahun lebih awal di tempat kuliah yang ku tempati Segerombolan pemuda di sebuah kantin,sekilas bayangan lewat dalam pandangan ivan ''van ngapain loe bengong mandangin cewek itu?loe kenal ma dia..?''(tanya Didi teman akrabnya) ''kayaknya gue tahu dech dengan cewek berkerudung biru muda itu,seandainya dia mendekat padaku ,akan ku ungkapkan perasaanku padanya..''(guman ivan....) Seiring perjalanan mengantarkanku dalam persahabatan dengannya,seorang yang bersahaja,humornya berisi dan seru,kata-katanya mengikat dan mengajak lawan bicaranya tersenyum,tertawa,tergelak sampai terbahak,kata-katanya yang menggiring pada suatu perenungan dimana kearifan dilahirkan. Kian hari Ivan semakin memikat,akupun terpikat dan tak bisa melepaskan diri,perlahan kesadaranku membuka diri tumbuh,luruh segala kebencian,menyemai benih toleransi,ku merasa ivan telah membawaku pada wilayah baru dimana ku merasa nyaman. Kasih sayang terbangun dengan menata hati dan perasaanku,mungkinkah ivan telah mematahkan hatiku,meski jarang bertemu,hatiku merasakan kehadirannya,tak hanya tentang kebersamaan dan persahabatan,kosakatanya yang jauh dari kamus hidupku. ''Ana kamu jatuh cinta ya..?''(tutur Arin,membuyarkanku pada pandangan buku yang kubaca) ''Tidak..''(jawabku mengelak) ''Tidak salah atau tidak menolak?''(Arin tertawa) akupun tetunduk membatin dalam goyangan perasaan yang terus bergetar. ''sudahlah...jatuh cinta memang berjuta rasanya''(ucap Arin menggodaku lagi) ''Bisa jadi benar juga kata Arin,tapi tidak boleh jatuh cinta,tidak.. aku ga mau jatuh cinta..''(hatiku bergejolak.''kesabaran seperti laut,tenang dan menentramkan''(kuteringat kata-kata ivan saat bertemu dan ngobrol waktu itu) Saat ku bertemu dengannya di kantin,Aku membatu,menikmati kalimat indah kaya makna dari lelaki sebelahku,Arin dan Riri tertawa mendengarnya,pesona laut telah membius ivan menjadi romantis dan terasuki roh pujangga. ''ombak air berkecipak hanyalah gelora,dimana manusia harus terus bergerak,seperti fitrahnya menikmati laut teduh membiru merekam satu persatu gambaran kehidupan,menerjemahkan dan memaknainya dengan kearifan''ucap ivan seperti sedang berpuisi melarutkan rasa jiwaku yang terasah. huuh..!bayangan ivan semakin membekas dan membatu dinding-dinding merelief detail wajahnya,dahinya yang tirus,alisnya yang tebal,sorot mata tajam menatapku tanpa kedip,jenggotnya..huuh.. Semakin aku berusaha menyisihkan bayangannya,kebersamaan semakin nyata dan jelas,semakin mengesalkan dan menyebalkan,tapi ivan terlalu baik padaku. ''Persahabatan seperti mentari sesekali tersaput awan dan terlapis mendung,tetapi tidak dengan kasih sayang ia akan terus menyapa seperti angin dan udara'' ''Anna..aku mencintaimu,adakah rasa untukku,aku ingin kau menjadi muara cintaku''(ucap Ivan) ''Tidak...!jangan ucapkan kata-kata itu''(pintaku memekik setelah lama diam Ivan tertegun heran dan hanya bisa diam) ''Aku nggak butuh Van..!(akupun geram),''Aku hanya ingin bersahabat cintaku tak bisa dan tak mampu kurajut denganmu!'' Ivan kaget dan tak menduga histeriaku membuatnya banyak tanya,,malam itu menjadi pemisah yang membatasiku dengan lelaki itu,simpang jalan memisahkanku dengannya dalam ketidak mengertian. bagi Ivan mungkin salah dalam memilih kata-kata,tapi siapa yang melarang mengatakan cinta?Ivan tak habis pikir,kata cinta begitu keras mematuk balik padanya. ''Aku tak mau hanya cinta semu,cinta tanpa sekubu pada diriku,aku nggak mau demi cintaku padanya yang akhirnya mengorbankan cinta Hakiki...''(terangku pada Arin)'' Hening malam menemani membangunkanku di sepertiga malam,bangkit menuju kamar kecil,kusibahkan baju lengan panjangku ku ucap dengan kucuran air suci yang membasahi kulit langsatku,memberikan terang dengan wajah manis tanpa polesan. Kubentangkan sajadah kukenakan mukena dan kumulai menjalin kebersamaan denganNya,dengan hati yang tulus mengharapkan fitrah cintaNya,bibir terlantun kalimat dzikir,hati terasah dengan jari-jari memegang tasbih,inilah yang membuatku lebih tenang dan tentram dengan Putaran Tasbih Cinta padaNya,dalam pintaku ku berharap mendapatkan orang yang mampu dijadikan imam dalam hidupku dengan cinta yang suci atas cinta hakiki dariNya. Hari berganti hari aku jarang sekali menemui ivan,kali ini beranjak menuju kantin Ivan mendekatiku ''Anna..ku tahu kamu menolakku lantaran aku bukanlah dambaanmu,sekalipun akidah kita berbeda tapi ketahuilah bahwa cintaku akan menyatu dan menyertaimu,sekarang kita pikirkan diri kita masing-masing''(ungkap ivan dengan memberikan sebuah kotak mungil dan berlalu dariku yang sedari tadi diam membeku) Kerudung Putih dan Tasbih bukti cintaku padamu,kasih sayangku tak terbatas oleh ruang dan waktu,cintaku padamu membebaskannya hingga pada Allah Swt,kurela meninggalkan semua demi tulusnya cintaku.Cinta memang banyak tafsir,siapapun bisa membuat definisinya,bagiku cinta dapat merubah segalanya,kupercaya cinta akan kupetik bersamamu,sebuah ruang yang luas dimana cinta kasih sayang Allah menghampar dalam fitrahNya,Temui aku di mushola kampus kita,disitu kamu akan melihat,teman-teman kita,mentor kita dan kitab suci sebagai saksi menuju cintaku yang hakiki yang tumbuh dibawah naunganNya. Getar hati yang bergetar begitu kencang,bening kristal yang tak mampu kutahan menjatuhi secarik kertas bergambar bunga.Tangis Syukur tak henti tak dapat kubendung mengiringi Putaran Tasbih Cinta yang senantiasa menemaniku disetiap malam Tahajjud-ku. Kini.... Sepasang 2 insan telah menyatu dalam sebuah jalinan yang suci,gelarpun didapati,dan pekerjaan yang memisahkan jarak tidak menjadikan redupnya kasih sayang. Setahun berjalan sementara aku telah bekerja di sebuah perusahaan asing.Waktu berlalu tibalah saat yang ditunggu ivan akan melamarku,dari tanah rantau aku bersyukur Allah tetap menjagaku.2 tahun berjalan tibalah saatnya aku harus kembali ke tanah kelahiranku. Remang malam dengan hujan yang deras dalam putaran Tasbih diriku merasakan sebuah kehampaan dan ketergoncangan hati yang tak tahu darimana datangnya sehingga hati merasakan keresahan. Pagi ini ku kemasi semua barang-barangku tinggal beberapa jam lagi aku meninggalkan tanah rantau,akhirnya tibalah aku di Bandara,lambaian tangan menyambut kedatanganku dengan senyum yang menyertainya,keluarga besar menjemput demikian juga dengan calon ibu mertuaku ikut,tanpa mempedulikan yang lain kucari sosok wajah yang kunanti kehadirannya sekian tahun ku berpisah dengannya,tapi mengapa tak kutemui,perasaan kalut menghampiri,degup jantungku berdebar kencang,''Bu...mana kak Ivan..?kemarin dia berjanji akan menjemputku?''(serontak semua membisu,angin malam yang dingin terasa lebih dingin dan menyayat hatiku) ''Nak...kak Ivan masih sibuk karena malam ini dia lembur..''(jawab ibu dengan lirih dan gagap semakin membuat pikiranku kalut) Pagi hari yang dingin dengan rintik hujan yang mengiringi saat itulah semua duduk dan mengutarakan apa yang terjadi selama ini dengan Ivan,bagai disambar petir kurasakan kaku membujur mendengar ucapan yang begitu membuatku bisu dan pilu,Ivan telah tiada...Ivan telah pergi selamanya....Ivan yang masih 2tahun menyatakan keIslamannya kini tlah berada disisiNya..serasa kaku ku berlari menuju pemakaman dengan derai air mata yang jatuh, ''Allahu Robbi...Engkau telah mengirimkan pemuda padaku,namun kenapa setelah kami terpatri dalam jalinan suci atas namaMu Engkau telah mengambilnya dariku...Engkau memberinya Hidayah namun Engkau menarik kembali jalinan sakinah kami dan kinipun kami berpisah... hanya kerudung putih dan tasbih ini yang tersisa menjadi kenangan tak terlupakan,aku percaya janjiMu ada dan pasti,lindungi dan hiasilah aku dengan kasih sayangMu,,semoga engkau(Ivan) tenang disisinya''(ucapku begitu lirih dan memegang batu nisan, dengan tangis yang mengucur deras,gundukan tanah merah yang bertabur bunga terkikis hujan yang begitu deras mengiringi seakan langitpun menangis dan tak rela melepas kepergiannya. Selamat tinggal cintaku,selamat tinggal masa laluku,aku yakin akan ada yang mencabut panah di dadaku,menyembuhkan dan memberikan segalanya lebih baik,kerudung dan tasbih ini akan mendidikku,dan menjagaku menuju arah yang cerah bersamaNya,amien...

our love

OUR LOVE MOM & DAD
Dapat kita uraikan Kalau Cinta Kasih Sayang Ibu & Ayah kepada anaknya,berjuta rahmat yang tidak bisa digantikan dengan harta benda dunia. Sungguh besar kasih sayang Orang tua kepada anaknya akan tetapi tidak sedikit anak tanpa menyadarinya sehingga diapun durhaka kepada orangtuanya,Alangkah bahagianya bila kedua orangtua memiliki anak yang berbakti,tulus dan menjadi generasi yang bermanfaat buat diri,keluarga dan masyarakat. Nani adalah seorang anak dusun yang lugu,sejak kecil terbiasa bermain dengan alam di lereng gunung atau aliran sungai kecil bersama teman-temannya.Sentrengan,petak upet,kecibungan,angklingan merupakan permainan yang asyik waktu itu.Sejalan mentari bergulir,hari terus berganti hari hingga Nani beranjak usia belasan tahun,seperti halnya anak kecil lainnya,Nani pernah terlibat konflik dengan teman-temannya tanpa penyebab yang jelas,Nani menangis tersedu mengadu kepada siapa karena tak ada orang tua di sisinya,bukan karena telah tiada(wafat) tapi karena kedua orang tuanya pergi merantau meninggalkan Nani yang masih kecil demi memperbaiki perekonomian keluarga. AlhamduLillah meski tanpa didampingi orang tua masih ada kakek nenek yang setia menemaninya,di tengah kesibukannya pergi bertani di lereng gunung ia masih care terhadap perkembanagn cucunya. Hampir setiap hari Nani mendesah karena jauh dari kedua orangtuanya,sementara 5 bulan lebih belum mendapatkan kabar. Senja sore menerawang di sela-sela rumah bambu yang asri,di teras rumah Nani bersama nenek-kakek duduk di atas tikar yang sudah menjadi kebiasaan mengisi waktu luang. ''Mbah kenapa Ibu&Bapak tega ninggalin kita?mengapa aku tidak diajak pergi bersama?''(desah Nani dengan sorot mata yang berkaca-kaca menandakan ada kerinduan yang mendalam pada kedua orangtuanya)''Nani...justru dengan itulah ibu&Ayahmu sebenarnya sayang sama kamu,mereka tidak ingin kamu menjadi anak yang berprestasi,berguna"(pungkas kakek sembari mengelus bahu cucunya). Akhirnya kabarpun tiba,kedua orangtuanya rela meninggalkannya tidak mengapa,mengarahkan,perhatian lewat surat yang ditulisnya menjadikan Nani merasakan kehadiran orang tua yang jauh di tempat rantau. Kerinduan Nani sangatlah mendalam,jerih payah kedua orangtuanya digunakan sebagai biaya pendidikan,wal hasil Nanipun menjadi anak yang shalih,pandai dan mandiri. Seiring waktu yang berjalan Nani tumbuh dewasa dan bersyukur atas kasih sayang orangtuanya,hampir 5tahun berjalan dan tak lama lagi kerinduan akan terobati dan mendapatkan kembali sentuhan kasih sayang dari orangtuanya.Waktu itu Maret adalah bulan yang menyenangkan baginya,dalam keadaan tidur pulas seperti biasanya kakek&neneknya yang membangunkan Nani untuk melaksanakan ibadah malam hari,tapi saat itu kejutan dari kedua orangtuanya yang telah membangunkan. Kaget dan terperanjat waktu itu,kristal bening jatuh dari kelopak mata kedua orangtua dan anak semata wayangnya.5 tahunya 5 tahun itulah yang menjadi masa transisi bagi Nani dan menyadarkannya dan merasa tidak habis pikir kesulitan dan kesusahan orangtuanya membiayai pendidikan,beban orangtunya yang rela meninggalkan dan menjadi buruh di tanah rantau demi perubahan keadaan yang membaik di hari depan,Beliau tetap tersenyum dalam kesulitan dan bukankah Beliau yang selalu mengajarkan aku untuk sholat 5waktu,puasa,bersedekah dan bersikap optimis ...?(dalam benak Nani)
Dan kini... Menginjak dewasa justru Nani-lah yang harus meninggalkan kedua orangtuanya di kota sebrang.Nani terpaksa meninggalkan karena study dan tempat kerja tidak dekat lagi dari rumah bambu yang penuh kenangan. Do'a orang tua terkabul,akhirnya Nani menjadi wanita seperti apa yang diharapkan kedua orangtuanya. Semoga orang tua kita mendapat Maghfirah,Berkah Hidayah dengan SurgaNya,Semoga kita mendapatkan Taufik kepada kita untukberbakti dan lebih berbakti kepada orang tua kita amien...
 

Dhana Arsega/戴安娜 Copyright © 2011 --Edit and Converted by Dhana Arcamo