18 November, 2009

Emak ingin naik Haji


"Emak Ingin Naik Haji" Dilirik Sineas Iran 
Setiap kali saya membaca,mendengar atau secara langsung membicarakan tentang  Ibadah Haji,tanpa terasa selalu menjatuhkan bening kristal ini,betapa besar harapan saya untuk datang berziarah ke tanah Mekkah al Karomah.amien wish be can true...
Dan siang tadi saya menemukan sebuah artikel yang begitu menyantuh hati saya yakni Film "Emak Ingin Naik Haji" mendapat apresiasi positif dari sineas Iran.Sahabat tahu kan film ini??? Produser film tersebut, Putut Widjanarko, mengaku telah mendapat tawaran dari seorang sutradara tersohor asal Iran untuk mengikutsertakan film garapan Aditya Gumay tersebut pada festival film di Iran.''Setelah menonton, dia merasa film ini sangat menyentuh. Dia ingin usulkan dan mengundang film ini agar bisa dibawa ke festival di Iran,'' kata Putut dalam perbincangan kepada Republika usai penayangan film ini di Plaza Senayan, Selasa (17/11) malam.Sutradara Iran yang dimaksud Putut adalah Gholamreza Ramezani. Ramezani merupakan salah satu tamu khusus yang diundang untuk menyaksikan acara nonton bareng film "Emak Ingin Naik Haji" di Plaza Senayan. Ramezani hadir di Jakarta berkaitan juga dengan sedang digelarnya Festival Film Iran di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail di Kuningan, Jakarta hingga Rabu (18/11).
Ajakan sineas Iran tersebut, kata Putut, masih belum mengetahui lebih detail. Termasuk juga jenis festival yang akan diikutsertakan oleh film tersebut. ''Ini baru pembicaraan tahap awal. Tapi kami akan segera menindaklanjutinya,'' kata Putut.Meski sudah mendapatkan tawaran dari luar, Putut mengaku, pihaknya ingin berkonsentrasi dahulu untuk memasarkan film ini di Indonesia. ''Masih banyak yang harus kita kerjakan di sini,'' ujarnya.Film Emak Ingin Naik Haji merupakan film terbaru dari hasil kerjasama antara Mizan Productions dan Smaradhan Pro. Untuk Mizan, film ini merupakan produksi anyar setelah film hits "Laskar Pelangi" dan "Garuda Di Dadaku".Film ini merupakan adaptasi dari cerita pendek (cerpen) karya Asma Nadia. Film ini bercerita tentang keinginan seorang wanita tua yang ingin naik haji. Tokoh utamanya adalah Aty Kanser.

Untuk skenario, digarap oleh Aditya Gumay dan Adenin Adlan. Dalam film ini, kedua penulis berusaha menampilkan semacam autokritik terhadap orang-orang mampu di negeri ini yang bisa kapan saja naik haji. Lewat film ini dihadirkan bagaimana ritual haji yang dijalani oleh orang-orang mampu itu ternyata jauh menyimpang dari esensi haji yang sebenarnya. Di sini digambarkan bagaimana orang-orang mampu itu pergi ke Tanah Suci ternyata hanya untuk mengejar status sosial agar mendapat penghormatan bisa disebut Pak Haji di tengah pergaulannya.Meski secara cerita film ini mempunyai kekuatan dan kedekatan dengan emosi sebagian besar penduduk di negeri ini, namun di pasar domestik film ini masih kurang mampu bersaing dengan film impor "2012". Meski demikian Putut mengaku film yang telah dirilis sejak 12 November itu masih akan mampu memikat penonton.
''Sejak awal kami memang tidak ingin membidik penonton konvensional yang biasa datang ke bioskop,'' kata Putut. ''Kami berharap film ini bisa memikat kelompok-kelompok yang jarang ke bioskop seperti dari kelompok pengajian atau orang tua.''(saduran dari Republika online)

related Article:

29 Was Commented to “Emak ingin naik Haji”

Post a Comment

Terima kasih atas komentar Anda/Thanxs for Ur Comments/
感谢您的评论 dan please dont SPAM yach...

 

Dhana Arsega/戴安娜 Copyright © 2011 --Edit and Converted by Dhana Arcamo