29 April, 2011

Jangan Salah Pilih


Ngomongin soal berteman pastilah anda sudah tau apa sich dan bagaimana berteman yang baik,sebagian ada yang berteman dengan memilih yang lebih mantap berdasarkan kriteria yang di inginkan entah itu karena materi,karena rupa yang keren,yang cantik atau karena apa banyak banget alasannya,perlu ditekankan apa lagi bertemanlah dengan baik dari hati ke hati menjalin silaturahmi.

Apalagi sering saya mendengar gara-gara ulah dan salah dalam berteman jadilah berantakan,mulai uang yang diperas,ditipu bahkan menjatuhkan nama baik,padahal satu bangsa kok tega ya? Menjadi lebih praktis bila memahami karakter dari tiap-tiap teman,tidak asal ngomong karena sebaik-baik perkatan adalah yang dibuktikan dengan perbuatan.

Asal baik jalinlah teman dengan baik,kalau sampai teman mengajak ke hal-hal buruk tolak aja dengan himbauan yang mengarahkan pada kebaikan.ini penyampaian secara sederhana masih luas dan banyak argumentasi soal berteman. 

Dari sebuah buku tentang berteman''teman yang beradab hanya bisa di ukur dari seberapa besar ia sanggup mengasihi dan menyayangi orang lain dengan baik seperti halnya ia menyayangi dirinya sendiri,perbedaan dan pluralisme dalam berbagai hal tidak menjadi masalah,asalkan seseorang mau menjalin teman dengan mempunyai sikap empaty,mau menghargai orang lain,tenggang rasa serta cinta kasih''

Teman bisa jadi segalanya tapi bukan segala-galanya...karena sedekat apapun kita ama mereka kita harus simpan baik baik rahasia kita karena hati orang siapa yang tahu..karena meskipun selama dengan kita dia terlihat sangat mengasihi tapi dibelakangnya jadi penghianat kan gak tahu juga,jadi sekarang berteman yah biasa aja sekedar salng tolong menolong tapi gak berani terlalu dekat.


Rasulullah saw. bersabda, “Kawan pendamping yang saleh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya.” (HR. Bukhari)

Mewaspadai tidak berarti memutus pertemanan buat selamanya. Apalagi menyebar hawa permusuhan dan kebencian. Karena boleh jadi, sifat buruk bisa berubah baik. Sebagaimana, baik menjadi buruk. Kontribusi sebagai seorang teman mesti terus mengalir. Paling tidak, dalam bentuk doa

Melakukan hal yang terbaik aja untuk menjaga hubungan yang tetap baik sama teman....
Nggak hanya dikala senang aja kita ada untuk merka, tapi dikala susah pun kita harus selalu disampingnya

Berteman dan bersaudara memang menjadi sebuah kenikmatan tersendiri buat seorang mukmin. Pertemanan seperti itu tidak hanya bermanfaat di dunia, tapi juga di akhirat. Begitulah sabda Rasulullah saw., “Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, ‘Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali per-lindungan-Ku.” (HR. Muslim)

Maka sangat tepat sekali jika boleh pilih asal jangan salah pilih.Setuju kan?
Bagaimana pandangan Anda dalam berteman?makasih mas Muhammad Nuh untuk motivasi artikelnya, Semoga meberokan motivations yang bermanfaat bagi kita semua amien,salam blogger sukses dan terima kasih.


related Article:

117 Was Commented to “Jangan Salah Pilih”

Post a Comment

Terima kasih atas komentar Anda/Thanxs for Ur Comments/
感谢您的评论 dan please dont SPAM yach...

 

Dhana Arsega/戴安娜 Copyright © 2011 --Edit and Converted by Dhana Arcamo