06 November, 2009

Siapa yg Ngatur Rezeki(II)???


Siapa yang Ngatur Rezeki(II)???
Kutipan ini mengingatkanku saat Ustad Mahmudin-Jakarta datang ke Hongkong(08-'09),beliau bertusiyah yang intinya seperti yang saya postingkan ini.
Seperti biasa,selesai sholat subuh ake bersama Amina(temen muslim asal Philipina),berjalan-jalan menghirup udara pagi,sambil berolah raga jasmani aku juga sering berolah pikir kepada temenku,dengan obrolan melewati area jalan raya.Berlari saling kejar-kejaran menuju jembatan tol di Kowloon city,sejenak aku berhenti dan temenku memandang ke arah jembatan dimana mobil-mobil mewah sudah antri di pintu loket tol.

Aku berjalan menuju tempat duduk di samping warung nasi,sambil bercakap aku berkata''Amina ,tahukah engkau siapa yang mengatur Rezeki itu..?''
''Ya pastinya Allah,Dhan...!'
'jawab Amina
''Bukan...!''jawabku menyentak sambil memandang raut wajah Amina yang manis dan penasaran.
''Allah tidak pernah menginginkan hamba-Nya sengsara,Allah sangat ingin melihat hamba-Nya sukses,tapi karena hamba-Nya aja yang berkeinginan untuk hidup ngeblangsak,maka Allah mengikuti saja.''
''Dhana..,aku enggak ngerti?''
protes Amina
''Nah tadi kita lihat di bawah jembatan tol itu adalah orang-orang kaya,wajar bila mereka memiliki mobil mewah,karena pagi buta mereka telah keluar dari rumahnya untuk mencari Rezeki,maka hasilnya dia dapatkan,sedangkan orang-orang yang ada di belakang kita sampai jam segini aja belum bangun,mereka pemalas.Jadi jangankan punya mobil mewah,nasi uduk aja atau secuil roti aja mereka tidak dapat.iya kan?''
''iya Dhan...enggak nyangka kota besar Hongkong yang banyak gedung magrong-magrong masih banyak yang cuma nongkrong,hidup seleboran,he..he..''
cetus Amina sambil membenahi jilbabnya

Hukum sebab musabab,Sunatullah alam,Takdir Allah yang menjadi hukum alam,siapa yang malas akan menerima segala kekurangan.Adapun mengais Rezeki yang akan mereka dapatkan akan mengikuti usahanya,kalau usahanya maksimal maka Rezekinya-pun maksimal,tapi coba lihat para pemalas yang siang begini masih tidur.Bagaimana ia akan mendapatkan Rezeki yang berlebih sedangkan usahanya saja tidak ada.''BANYAK ATAU SEDIKITNYA REZEKI YANG KITA PEROLEH ADALAH KITA SENDIRI YANG MENENTUKAN,KITA SENDIRILAH YANG MENGATUR REZEKI,SEDANGKAN ALLAH SEKEDAR MENYEDIAKANNYA,TERGANTUNG BAGAIMANA KITA MENJEMPUT REZEKI ITU''(by.Ust,Mahmudin-Jakarta)
Perlu dipahami kebanyakan mengalami kefakiran disebabkan oleh sikap malas dan bakhil,tidak disiplin terhadap dirinya sendiri sehingga hidupnya tidak teratur.

''Ehm...gitu ya...Dhana kamu siip kalo ngoceh,ocehanmu membangun,memberi inspirasi...lanjut Dhan...''seru Amina
''hoh...kamu Min jangan gitu abis kamu aja diajak ikut pengajian malah main ama temen barumu...!''
''Oleh karena itu kita harus bisa menjauhi rasa malas,marilah kita tanamkan kedisiplinan dalam diri,dan cara yang paling efektif untuk membuat diri disiplin adalah meluangkan waktu sholat tepat pada waktunya,kemudian rajin bersedekah,niscaya kita akan menjadi orang yang sukses di dunia dan di akhirat amien...''

Merasa tak ada jawaban,aku menoleh kearah samping,ternyata Amina sudah menghilang entah pergi kemana,mungkin ke toilet atau cuci mata dengan temen barunya.
''huh...semprul...keluar abab ga tahunya udah hilang lenyap..he..he..''
(kutipan olga pagi di kowloon city 2009)

related Article:

22 Was Commented to “Siapa yg Ngatur Rezeki(II)???”

Post a Comment

Terima kasih atas komentar Anda/Thanxs for Ur Comments/
感谢您的评论 dan please dont SPAM yach...

 

Dhana Arsega/戴安娜 Copyright © 2011 --Edit and Converted by Dhana Arcamo