11 September, 2010

mahkota indahmu

Motivational Thoughts
Mahkota Indahmu
Tersentak diri ini mendengar kabarmu kini kau bukan yang dulu lagi,
menetes air mata ini saat ibumu menceritakan tentangmu yang kini tiada arah lagi,
rasanya ku tak percaya nyatanya ini terjadi,kini kau lepaskan mahkota indahmu.

Sia-sia kau bernjanji untuk setia bila akhirnya kau sendiri yang berdusta
Sia-sia kerudung putih yang kuberikan,bila akhirnya kau jadikan taplak meja

Sungguh aku terluka,bahkan ibumu pun merasakan pahitnya perubahan yang ada padamu
Sahabatku mengapa ini,terjadi?kau bukan yang dulu lagi
I'in namamu telah kau ganti A'an nama narzizmu

Kini kuberada di Shangghai sudah 2bulan,2 bulan itukah masa perubahan drastismu?
Kenapa kau ini sahabatku?ada apa di balik perubahan buruk itu?Mengapa kau lepaskan mahkota indahmu?
Bukan lagi majelis yang kaudatangi,tapi malah discotik dan club malam yang kau tongkrongi
Bukan lagi kitab suci yang kau sandang dan kau resapi tapi tontonan porno yang kau gemari
Bukan lagi kerudung dan jubahmu yang menghiasi namun busana ketat dan celana kedororan yang kau pakai

Oh ada apa sahabatku?beginikah jalan keluarmu unutk melampiaskan kemarahan pada suamimu?
Apakah berguna dengan menanggalkan kerudungmu?
Apakah engkau puas dengan panggilan nama lelakimu?
Apakah engkau bangga dengan semua yang kau lakukan?

Dimanakah mahkota indahmu yang dulu kau kenakan?
Dimanakah lemah lembutmu yang dulu kau tampakkan?
Dimanakah I'in yang dulu,dimana bisa menjadikan wanita apa adanya?

Baiklah jika memang itu jalan yang kau ambil aku sudah tidak bisa melarangmu,hanya do,aku menyerti segala kebaikanmu.Semoga saat engkau pulang ke kampung sudah menjadi I'in yang lemah lembut dan bukan A'an yang bengas dan kasar.

Teruntuk sahabatku yang kini kau jauh dari keluarga,Ibumu dan aku senantiasa mendoakan agar kau kembali seperti wanita apa adanya,FAFIRRU ILALLAH.....FAFIRRU ILALLAH...FAFIRRU ILALLAH (larilah kembali pada Allah)...

Dapat dilihat pula pada JANGAN PANDANG SEBELAH MATA,postingan yang menggugah kesadaran kita semua.Cerita diatas adalah fiktif diatas nyata jika terjadi kesamaan kejadian ini merupakan kesamaan dan tanpa kesengajaan.


related Article:

36 Was Commented to “mahkota indahmu”

  • September 11, 2010 at 5:25 PM
    Beben says:

    minal 'aidin wal faidzin yah sob ^^
    maap lahir & bathin ^^

  • September 11, 2010 at 5:40 PM

    makasih sama sama mas ben ya

  • September 11, 2010 at 6:10 PM

    Renungan yg bagus mbak..
    thx udh berbagi..

  • September 11, 2010 at 6:37 PM
    id-blogg™ says:

    Slm mbak...
    Sblm'x id-blogg mengucapkan minal aidin wal faidzin..mohon maaf lahir n bathin..

    hmm..sbnarnya saya pngen bnget nulis renungan kya yg mba tulis ini..ju2r mba.. brp kali mncoba..kya'x ga2l terus..bagi2 tips'x dunk mba..ap2 az knsep dsar'x...?

  • September 11, 2010 at 7:00 PM

    wah aku kirain beneran mbak, tapi bagaimanapun kejadian yg begini pasti banyak terjadi di sekitar kita..

    sekalian mau ngucapin minal aidzin wal faidzin.. mohon maaf lahir dan bathin.. :D

  • September 11, 2010 at 7:51 PM
    Rizky2009 says:

    namnya roda kadang diatas kadang dibawah, orang bisa berubah kapan aja, munkin itu jalan hidupnya, biarlah ia menjalani dulu, kita doakan sahaja, semoga Allah memberinya hidayah, amin

  • September 11, 2010 at 8:43 PM

    mudah2an apa yang telah berubah akan kembali ke semula dan menjadi lebih baik lagi...amien ya ALLAH y rabbal al'amin

  • September 11, 2010 at 9:17 PM
    NgePas says:

    Pada kesempatan ini saya ucapkan
    "selamat lebaran, minal aidin wal faidzin"

  • September 11, 2010 at 9:28 PM

    MET IED FITRI
    MINAL AIDIN WAL FAIDZIN
    MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

  • September 11, 2010 at 9:31 PM
    Ferdinand says:

    ya itulah ... kadanga sifat bisa berubah.....

    Sekalian aku ucapkan MInal aidzin wal faidzin.... mohjn maf atas ke khilafanku ya .....

  • September 11, 2010 at 9:44 PM
    CahNdeso says:

    Alhamdulillah, Jenk... pada akhir alenia saya tersedu dan bersyukur = ternyata hanya fiktif. Sebelumnya, saya berdebar-debar... adakah ini postingan realita??? Semoga, "sentilan" itu tiada pernah terjadi di antara kita.

  • September 11, 2010 at 10:26 PM

    Aq datang untuk mengucap kan selamat hari raya idul fitri.Mohon maaf lahir batin..Met mlm mba gmn kbr? Oia apa skrg sdh lupa jadi gak pernah berkunjung ke blog ku he...he....

  • September 12, 2010 at 2:30 AM
    Ipin's cool says:

    paginya yanto malamnya jadi yanti....awas ada satpol PP di jaringg...

  • September 12, 2010 at 5:20 AM

    Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi,
    Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa,
    Dalam kelembutan lidah ada juga keterlanjuran kata,
    Dalam gurau tentu ada ikhlaf dan dosa,
    Segenap Keluarga Besar Indra Kusuma Sejati dan
    "Ejawantah's Blog"
    Mengucapkan
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H / 2010 M
    Taqobbalallahu minna wa minkum
    Mohon Maaf Lahir Dan Batin

    Salam untuk keluarga.

  • September 12, 2010 at 7:34 AM

    @Manchester United Tech | Berita Sepak Bolamakasih mas arham semoga bermanfaat

  • September 12, 2010 at 7:39 AM

    @id-blogg™minal aidin wal faidin juga yach..untuk konsep menulis akan saya shared ke depan yach,makasih

  • September 12, 2010 at 7:44 AM

    @Awaluddin Jamalmakasih ya mas mohon maaf lahir bathin juga ya

  • September 12, 2010 at 7:47 AM

    @Rizky2009iya lah riz maksih ya

  • September 12, 2010 at 7:49 AM

    @COMPLETE - ALL in One Blogterima sih nyempatin komeng semoga hidayah teraih ya

  • September 12, 2010 at 7:54 AM

    @NgePasmaksih demikian juga dengan saya yach

  • September 12, 2010 at 7:57 AM

    @Media Kesehatanterima kasih mohon maaf lahir bathin juga ya

  • September 12, 2010 at 8:01 AM

    @Ferdinandiya sama sama ya..saya juga mohon maaf kahir bathin

  • September 12, 2010 at 8:04 AM

    @CahNdesomas sebnarnya nini nyata aku ga tega aja bila agh.....ga dilanjutin agh

  • September 12, 2010 at 8:06 AM

    @WONG SIKAMPUHmalam juga,alhamduLillah kabar selau baik dan maaf kalau saya jarang mampir karena saya juga ajarang ol

  • September 12, 2010 at 8:08 AM

    @Ipin's cooljhe mas ipin ini bisa aja,semoga emggak lah

  • September 12, 2010 at 8:11 AM

    @R. Indra Kusuma Sejatiminal aidin wal faidin juga yach

  • September 12, 2010 at 9:40 PM
    aryadevi says:

    apakah ini yang disebut prosa campur puisi ?

    salam hangat mba...^_^

  • September 13, 2010 at 8:32 PM

    semoga Allah senantiasa menunjuki jalan untuk kita semua...

  • September 14, 2010 at 10:47 AM
    "om rame" says:

    dari pepsepsi sosiaL saya meLiaht kondisi itu kerap sekaLi terjadi, disaat seseorang sedang marah maka perasaan yg diungkap akan semarah-marahnya tanpa di imbangi dgn pemikiran rasionaLis. tidak jarang haL itu justru menjerumuskan dirinya sendiri, dan haL yg memungkin keLuarganya juga turut mendapatkan efek buruknya (aib).

    dgn adanya penuLisan2 seperti ini diharapkan kita bisa menjadikan sebagai media pengingat bagi kita semua, yakni daLam menyikapi sesuatu dgn kebijakan. adaLah penyeimbangan antara perasaan dan pemikiran rasionaLitasnya.

  • April 13, 2011 at 1:30 PM

    It is appropriate time to make some plans for the future and it is time to be happy I have read this post and if I could I wish to suggest you some interesting things or tips Maybe you could write next articles referring to this article I wish to read more things about it!

  • May 17, 2011 at 9:15 PM
    jual sepeda says:

    wah artikelnya menarik mbak, patut direnungkan

  • January 3, 2013 at 6:47 AM

    Sangat bagus buat bahan renungan.... Ini kisah nyata kan mba

  • July 11, 2013 at 3:15 AM

    sebuah cerita yang bagus sekali, mbak Dhana hebat sekali dalam mengarang cerita, apalagi mengangkat soal kerudung....terimakasih mbak!

  • July 19, 2013 at 9:40 AM
    Aussie says:

    makasih motivasinya

  • March 30, 2016 at 1:34 PM

    Darkness cannot drive out darkness: only light can do that. Hate cannot drive out hate: only love can do that

Post a Comment

Terima kasih atas komentar Anda/Thanxs for Ur Comments/
感谢您的评论 dan please dont SPAM yach...

 

Dhana Arsega/戴安娜 Copyright © 2011 --Edit and Converted by Dhana Arcamo