19 August, 2011

My Mom My Director

Segala puji hanya milik Allah Swt sehingga saya kembali posting amien.

Tak terasa menghitung hari saya telah melepaskan masa jabatan sebagai seorang buruh di perusahaan transformer cabang Hongkong.Tak terasa pula benih dan sebuah ikatan seakan tetap mengikat antara saya dan boss saya,banyak yang bertanya siapakah boss saya?Baiklah langsung saja akan saya kupas selepas-lepasnya siapa saya dan boss saya.
Selalu Klop dan Kompak tanpa membedakan antara si Buruh dan si Boss
Cinta Indonesia Merah Putih coey hehehehe

Saya tidak bisa menceritakan secara panjang kisah saya(insyaAllah akan saya kupas dalam perjalanan keliling asia) dengan seorang boss cewek yang bernama Chan Mei Wa dengan panggilan Miss Julianna,beliau seorang Director yang memiliki beberapa perusahaan bidang transformer.

Sosok Miss Julianna
Name:Chan Mei Wa(miss Julianna)
Suami: Li San kan (mr.Li)
Putra : Li tse hei (Stephen Li) sekarang di Inggris
Adderess: susah soalnya rumahnya 2 :
 1,Shanghai (1 villa mewah tingkat 5 + apartemen yang sering saya tempati di Qubei dan di Pudhong)
 2.Hongkong (1  Robbinson palace Hongkong Central + Sea view Garden Tuenmun saya tempati)
Memiliki 4 Mobil(Mercedesz bens,land rover,boxter dan toyota)yang sering saya naiki bareng si Boss dengan mobil mercy hehehe.Serta 2 mobil di Shanghai BMW dan Avansa.

SubhanAllah lha iki wong sugih kok eram se ya Allah...
Sosok Miss Julianna sangat saya kagumi,dengan keuletannya saling bekerja dengan suaminya,bahkan sebagai seorang Director beliau yang beragama Budhistm memberikan kesempatan kepada saya untuk beribadah,toleransi beliau sangat tinggi hingga membantu SEDEKAH untuk anak-anak Yatim.

Keakraban antara saya dengan Boss
Sangat tepat sekali jika saya menyebutnya my mom my Director.Beliau sangat luar biasa,rajin,ramah,murah senyum dan murah hati xixixi.
Peran beliau dirumah meski sebagai Boss sangat memberikan sebuah gambaran ibu rumah tangga yang hebat,meski memiliki 4 pembantu(1 diantaranya saya xixixi)tidak jarang beliau menyisihkan waktu untuk melakukan aktivitas bahkan cuci baju-pun beliau cuci sendiri,meski ada mesin cuci.
Berbeda sekali saat di kantor beliau berani menggebrak-nggebrakkan tangan ke meja jika ada karyawan kurang konsekuensi dalam bekarja.Harus tepat waktulah,sering lemburlah dan lainnya.

Jasa Beliau kepada saya
awal pertemuan dengan saya di Zuhai Cina,waktu itu saya adalah TKW Buangan yang dipulangkan namun tidak bisa pulang karena tidak memiliki uang cukup(rekoso ceritaku rek) akhirnya
*Bertemu dengan Miss Julianna dengan memberikan uang HK$25000(Rp,28 juta ini tahun 2003) untuk mengontrak saya langsung masuk ke sebuah Job Examination Jakarta tahun 2003
*Menyekolahkan saya di Kowloon Hospital hingga saat ini 1 minggu 2 kali saya praktek meski cuma praktek meracik obat dan P3K
*Menyekolahkan saya lagi di HKUST(The Hongkong University of Science and Technologi)sistem course modul
*Menyekolahkan saya lagi di SISU(Shanghai International Studies University) dengan examination trading dan training
*Memberikan kado ulang tahun berturut-turut ada Laptop(ngumpul 3) dan ponsel,barang electric pokoknya
*Mengajak saya liburan(karena di Hongkong saya malah jarang lbur justru seringnya lembur) so beliau mengajak saya KELILING ASIA sambil belajar 
*Memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi asistennya dengan posisi kerja yang lumayan xixixi di Weidmann Electrical Ltd.

Give Thanks For miss Julianna
Jujur saja ,yang tidak saya sukai dari beliau ketika ada keterlambatan masuk kerja,ketika membersihkan sesuatu kurang bersih dan ketika suasana hati beliau sedang tidak nyaman kami-kamilah si buruh kena sasaran hehehe.

Kepada Miss Julianna,saya tahu setiap saat Anda membuka blog saya karena memang dukungan Anda saya bisa ngeblog bahkan tak jarang si boss ikutan ngeblog di samping saya hihihihi.

Terukir hampir 8 tahun engkau mendidikku,Tersimpan hampir 8 tahun engkau mengasihiku seperti orang tua mengasihi anaknya,saya berterima kasih sekali pada Tuhan yang memberikan sebuah KEAJIABAN DIBALIK MUSIBAH hingga sampai saat ini saya bisa bekerja dengan Beliau,Dengan kepercayaan yang beliau berikan tidak jarang juga para pembantunya IRI kepada saya dengan melihat posisi saya.

Akhirnya saya tidak bisa mengutarakan dengan panjang,saya tidak memuji Beliau,saya tidak menggunjing beliau namun saya bercerita dengan seadanya.
Terima kasih Miss Julianna ,i love you and i know you is my mom my director.



related Article:

193 Was Commented to “My Mom My Director”

Post a Comment

Terima kasih atas komentar Anda/Thanxs for Ur Comments/
感谢您的评论 dan please dont SPAM yach...

 

Dhana Arsega/戴安娜 Copyright © 2011 --Edit and Converted by Dhana Arcamo